Revelino | Power Of Spirit!

welcome to our blog

We are Magcro

Posts

Comments

Hi, I'm Revelino

My Blog Jurnal

Terhubung Bersama

Jejaring Sosial Yang Terhubung

Portfolio

  • Sound of music merupakan film yang sangat fenomenal, film yang (menurut saya) bikin betah untuk ditonton (lagi) karena banyak sekali intrik, dan emosional yang muncul. Namun ternyata ada cerita dibalik itu yang sesungguhnya terjadi.

    Dikarenakan demikian derasnya turis datang ke Salzburg disebabkan film ini, pemerintah kota Salzburg sampai memberikan penghargaan kepada pemilik memoar, cikal bakal dari film The Sound of Music. Siapakah itu ?? Tidak lain adalah Maria Augusta von Trapp yang pada tahun 1949 menelurkan buku tentang pengalaman keluarga seniman ini dengan judul The Story of the Trapp Family Singers, dan tahun 1952 dalam bahasa Jerman dengan judul Vom Kloster zum Welterfolg (Dari Biara menuju Sukses Mendunia).

    Dari buku memoar ini telah lahir 3 versi film, opera musikal dan bahkan animenya. Hak pembuatan film dari buku memoar pertama dibeli oleh seorang produser Jerman. Dari pembelian ini maka pada tahun 1956 dan 1958 dibuatlah film Jerman pertama dalam dua sekuel mengenai keluarga von Trapp ini. Kemudian tahun 1959 dibuat opera musikalnya, baik film maupun operanya berjalan dengan sukses.

    Lagu-lagu dalam opera musikal tidak mengambil lagu-lagu asli yang dinyanyikan oleh keluarga von Trapp karena ada kesulitan akan hak cipta dll, untuk itu Richard Rodgers menciptakan lagu baru dan teksnya dibuat oleh Oscar Hammerstein. Lagu-lagu ini seperti Do-Re-Mi, EdelweiƟ, My favourite Things, Climb Ev’ry Mountain, The Lonely Goatherd, The Sound of Music kemudian menjadi terkenal.

    Baru pada tahun 1965 Robert Wise membeli hak royalti dari produser Jerman untuk pembuatan film The Sound of Music dan menggunakan lagu-lagu yang dibuat oleh Richard Rodgers dan Oscar Hammerstein dalam filmnya. Film ini dibintangi oleh Julie Andrews dan Christopher Plummer dan berhasil menjadi box office dan mampu menggeser kesuksesan film Gone with The Wind. Sayangnya keluarga von Trapp tidak mendapatkan sama sekali royalti dari kesuksesan film The Sound of Music karena Robert Wise membeli haknya dari produser Jerman. Maria dan keluarganya hanya memberi masukan yang tidak mengikat.


    Siapa sangka, antara film dan kisah nyatanya banyak ketidaksesuaian. Keluarga von Trapp tentu saja sangat menyayangkannya, tapi mereka tidak bisa melakukan apa-apa, maklumlah film Holywood mungkin ya jadi harus lebih didramatisir supaya menyentuh.

    Beberapa gambaran film yang tidak sesuai dengan kisah nyata keluarga von Trapp adalah :

    1. Gambaran kapten Georg von Trapp yang terkesan dingin, membengkalaikan anak-anaknya serta sangat disiplin, sama sekali tidak benar.

    2. Maria bukan menjadi pengasuh 7 anak von Trapp tapi hanya satu, itu pun bukan mengasuh tapi menjadi guru.

    3. Pernikahan antara Maria dan kapten von Trapp tidak terjadi setelah Nazi masuk Austria tapi 11 tahun sebelum mereka ke Amerika.

    4. Maria tidak jatuh cinta pada kapten von Trapp tapi lebih pada anak-anak von Trapp, saat kapten von Trapp melamar Maria.

    5. Kepergian mereka dari Austria ke Amerika tidak dilakukan diam-diam seperti digambarkan oleh bukunya.

    6. Nama dan umur anak-anak dalam film dan kenyataan tidak sama.

    7. Keluarga von Trapp sudah sangat musikalis, sebelum Maria datang. Maria hanya mengajarkan anak-anak von Trapp bernyanyi madrigals.

    8. Karena kapten von Trapp berkebangsaan Itali, keluarga von Trapp tidak pergi ke Swiss seperti dalam film, tapi mereka ke Itali dulu naik kereta tidak jalan kaki naik gunung baru kemudian ke Amerika.

    9. Promotor musik mereka bukan Mr Detweyer tapi seorang pastur Franz Wasner.

    10. Walaupun Maria Augusta Trapp memang seorang yang perduli dan baik, tapi tidak seperti yang digambarkan dalam film selalu menyenangkan, sifat Maria terkadang emosional.

    11. Maria kemudian memiliki 2 anak lagi dari kapten von Trapp, yang satu lahir di Austria dan satunya anak lahir di Amerika.

    Begitulah, walaupun antara film dan kenyataan tidak sama, film The Sound of Music sangat disukai di seluruh dunia dan mengangkat Salzburg menjadi kota turis idaman.

    Lokasi pembuatan film the Sound of Music terutama yang dalam ruangan banyak dibuat di studio 20th Century Fox di Hollywood. Selain itu tentu saja di kota Salzburg, ada tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi di Salzburg di mana film The Sound of Music ini dulu dibuat, diantaranya :

    1. Daerah Salzkammergut dan danau Fuschl — pemandangan indah Austria yang muncul ketika film pertama kali dimulai.

    2. Taman Mirabel — tangga depan di mana mereka menyanyikan lagu Do-Re-Mi.

    3. Schloss atau istana Frohnburg sekarang menjadi Mozarteum Music Academy — bagian depan rumah keluarga von Trapp dalam film.

    4. Schloss / Hotel Leopoldskron — bagian samping yang menuju danau dari rumah keluarga von Trapp dalam film.

    5. Taman Schloss Hellbrunn — di sana sekarang diletakkan gazebo di mana Liesl menyanyikan lagu I am sixteen going to seventeen.

    6. Biara Nonnberg — biara asal Maria.

    7. Tengah kota tua Salzburg — Maria digambarkan bermain air ketika akan menuju ke rumah keluarga von Trapp.

    8. Gereja di kota Mondsee — di mana Maria dan kapten von Trapp dalam film menikah.

    9. Rumah asli keluarga von Trapp sendiri sebetulnya ada di daerah Aigen.

    jadi begitulah ternyata yang sebenarnya. Salam do, re, mi, fa, so, la, ti and its bring us back to "do"

    CMIIW

    sumber
  • Bagi yang masih bertanya tanya tentang pendaftaran untuk Non Asrama berikut informasi pendaftaran untuk kelas Non Asrama SMAN 2 Balige.
      





    Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2014/2015

    Sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir, Penerimaan Peserta didik baru tahun 2014 di SMA Negeri 2 Balige untuk siswa non asrama dilaksanakan dengan ketentuan :

    Pendaftaran 

    Tanggal        : 25 - 30 Juni 2o14
    Waktu           : Jam Kerja


















  • Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat mengumumkan hasil survei atas 11 peserta konvensi di kantor DPP Partai Demokrat, Jumat (16/5/2014). Hasilnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan paling unggul dibandingkan peserta konvensi lainnya. Elektabilitas Dahlan juga meningkat.




    Partai Demokrat melakukan dua kali survei atas peserta konvensi, yakni pada Januari dan Mei 2014. Tiga lembaga survei yang digunakan untuk menakar elektabilitas peserta konvensi itu adalah Lembaga Survei Indonesia, MarkPlus, dan Populi Center.

    Berikut hasil lengkap hasil survei tersebut.

    1. Dahlan Iskan
    LSI: Januari 15,2 persen, Mei 17,5 persen

  • Polisi di London, Inggris mengumumkan sebuah gebrakan barunya dalam menjaga keamanan di kota tersebut. Sir Bernard Hogan-Howe, kepala Metropolitan Servis London mengatakan bahwa polisi London pada saat di TKP, mereka kadang-kadang tidak merekam apa yang terjadi. Untuk mengantisipasi ini, dipasanglah kamera pada setiap polisi yang bertugas. Dengan menggunakan Axon Body Camera ini, mereka dapat


  • Nama Nokia tidak kemungkinan tidak akan kita dengar lagi kedepannya. Pada 25 April 2014 lalu, Nokia telah beli Microsoft. Nasib nama belum diketahui, tetapi, memurut berita yang beredar saat ini, Nokia memberhentikan sementara produksi karena alasan pemberian nama produk.





  • Akhirnya si raksasa asal finlandia, Nokia,  secara resmi telah dibeli oleh perusahaan Microsoft. Transaksi telah selesai pada


  • Cannonical baru saja meluncurkan versi stabil Ubuntu  14.04 LTS(Long Term Support) yang menjanjikan dukungan selama lima tahun. Dukungan dan update akan diberikan kepada Ubuntu Deskot, Ubuntu Server, Ubuntu Core, Kubuntu, dan Ubuntu Kylin. Sedangkan Xubuntu hanya 3 tahun saja. Ubuntu dengan nama Trusty Tahr ini dirilis tanggal 17 April 2014. Trusty Tahr sendiri merupakan maskot Ubuntu yang diambil dari nama hewan mirip kambing yang ditemukan di sekitar Gunung Oman.
    Lalu apa yang baru di Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr ini?
    Berikut beberapa fitur baru yang hadir di Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr:

    1. Linux kernel 3.13
    Ubuntu 14.04 LTS sudah menggunakan Kernel 3.13.0-24.46 yang bersumber pada Kernel v3.13.9 stable. Versi ini tentu saja membawa banyak fitur baru, perbaikan, dan peningkatan dukungan terhadap perangkat jaringan, power management, virtualization, dan lain-lain.

    2. Python 3.4
    Pada versi terbaru ini, Ubuntu mencoba menggunakan Python 3.4 bukan Python 2. Mengingat tidak semua aplikasi Python 2 dapat diubah menjadi Python 3, maka Ubuntu tetap masih menyediakan Python 2 untuk diinstal.

    3. Unity
    Unity di Ubuntu 14.04 LTS juga mendapat polesan yang sangat berarti di antaranya: dukungan terhadap layar High-DPI dan desktop scaling, screen saver dan lock screen baru, dan masih banyak lagi.

    4. LibreOffice
    LibreOffice merupakan aplikasi Office Suite yang pasti disertakan pada setiap rilis Ubuntu. Pada Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr ini, LibreOffice yang disertakan adalah LibreOffice versi 4.2.3.

    Sekian ya informasi yang bias di update. Selebihnya, coba saja. Pasti seru. Untuk lebih lengkapnya, kunjungi web ubuntu di www.ubuntu.com untuk infomasinya.

  • Hari ini Rabu, 9 April 2014. Seluruh rakyat di anterio nusantara ini merayakan pesta demokrasi. Berduyun-duyun untuk memilih siapa yang menjadi perwakilan yang dianggap dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingannya. Tapi, toh juga masih banyak yang tidak menggunakan hak suaranya. Dengan berbagai alasan dan sanggahan yang beragam.


    Untuk Indonesia sendiri, partisipasi pemilu kurang-lebih 80%, atau sekitar 20 % yang lain golput alias tidak memilih. Namun, coba kita tengok ke negara-negara lain. Seberapa besar sih partisipasi warga negara yang berasaskan demokrasi itu?

    1. THAILAND

     Negara Gajah Putih ini ternyata menjadi negara demokrasi di Asia yang terendah partisipasi rakyatnya dalam pemilu.Jika dilihat dari hasil pemilu Februari lalu, jumlah pemilih yang memberikan hak suaranya hanya 46,79 % saja, dan siswanya golput. Bayangkan, tercatat ada 43 juta warga terdaftar sebagai pemilih dari 67 juta penduduk. Artinya lebih dari setengah rakyat Thailand, tidak memilih. Hal ini dikarenakan karena demostrasi besar-besaran yang terjadi Bangkok yang menuntuk Perdana Mentri Yingluck Shinawatra mundur dari jabatannya.



    2. LITHUANIA


    Negara-negara di Eropa Barat yang sudah lebih maju dan menerapkan demokrasi memang tercatat cukup rendah tingkat partisipasinya dalam pemilihan umum. Itu sesuai dengan kecenderungan di berbagai belahan dunia dalam 40 tahun terakhir.

    Namun bukan berarti negara-negara di Eropa Timur berlaku sebaliknya. Lithuania misalnya. Negara dengan populasi 2,9 juta jiwa ini pada pemilu 2012 lalu hanya mencatat angka 35,91 persen partisipasi warganya dalam pemilu, padahal jumlah rakyat yang terdaftar buat mengikuti pemilu ada 2,4 juta.


    3. HAITI


    Sebagai negara kecil dengan populasi sembilan juta jiwa, Haiti menjadi negara paling rendah keikutsertaan warganya dalam memilih di pemilihan umum di kawasan Amerika Utara.

    Dari 3,5 juta rakyat yang terdaftar, hanya 28,31 persen yang menyatakan pilihannya di tempat pemungutan suara pada pemilu 2006 lalu.
     




    4. NIGERIA

     

    Nigeria termasuk negara yang jumlah partisipasinya rendah dalam peilihan umum di benua Afrika.

    Dari 73,5 juta pemilih terdaftar, hanya 28,9 persen yang menyalurkan suaranya pada pemilu 2011. Angka pemilih terdaftar itu pun kurang dari separuh jumlah total penduduk Nigeria yang mencapai 155,2 juta jiwa.


     


    5. GAMBIA


    Di benua Afrika yang rata-rata negaranya belum maju dan menerapkan demokrasi, Gambia tercatat sebagai negara paling sedikit jumlah warganya yang ikut mencoblos saat pemilihan umum.

    Pada pemilu 2012 lalu hanya 19.44 persen rakyat mencoblos dari 796,9 ribu pemilih terdaftar. Angka itu memang kecil karena jumlah penduduk di Gambia hanya 1,8 juta jiwa.
     
    sumber : Merdeka.com

Comments

The Visitors says